Gejala Sesak Napas di Dada? Waspada Sama Penyakit ini

| |

Saya suka melihat beberapa adegan film yang menunjukkan seseorang sedang sesak napas. Biasanya sesak napas ini dibarengi dengan pertanda suatu penyakit. Gejala sesak napas di dada biasanya kamu akan merasakan kesulitan dalam bernapas, napas tersengal-sengal, hingga ada rasa saluran pernapasan kamu seolah kadang terhambat dan kadang lancar.

Kenali beberapa penyakit ini yang bisa menjadi pertanda ketika kamu mengalami gejala sesak napas di dada secara terus-menerus.

Gejala Sesak Napas di Dada, Pertanda Ada Penyakit ini

Sahabat Portal Cantik, perlu tahu penyakit apa saja yang bisa menjadi pertanda ketika munculnya gejala sesak napas. Yuk baca artikel ini hingga habis.

1. Asma

Dulu sekali saya sulit membedakan mana Asma dan mana TBC. Bagi saya keduanya hampir sama. Ternyata kedua hal tersebut jelas berbeda. Asma adalah sesak napas yang mana penderitanya akan kesulitan bernapas atau napasnya menjadi pendek-pendek.

Sedangkan, TBC itu lebih ke batuk yang secara terus-menerus dan disertai dengan keluarnya keringat yang banyak.

Bagi kamu yang sedang mengalami gejala sesak napas, waspadai itu bisa jadi kamu sedang terkena Asma.

Baca juga: 5+ Manfaat Buah Apel untuk Orang Sakit

2. Covid-19

Dunia saat ini tengah digegerkan dengan adanya wabah virus Covid-19. Salah satu gejala dari penyakit ini adalah sesak napas di dada yang dahsyat. Jadi, seseorang yang kena Covid-19 akan merasakan sesak di dada, kesulitan bernapas, demam, dan batuk-batuk.

Ketika kamu hanya merasakan demam dan batuk, bisa dengan rawat jalan di rumah saja. Tetapi, ketika keadaan semakin memburuk bahkan kesulitan bernapas itu perlu tindakan medis.

3. Serangan Jantung

Gejala sesak napas di dada juga bisa menjadi pertanda bahwa kamu terkena serangan jantung. Dikenal juga dengan Angina, sesak yang kamu rasakan seperti ada rasa teramat sakit di bagian dada bahkan ada rasa seperta ditekan atau ditindih.

Kenali rasa sesak napas yang menyerang, agar bisa segera memperoleh pertolongan secepat mungkin.

4. Gangguan Pencernaan

Nah, kamu juga bisa deteksi dini atas sesak napas yang kamu rasakan. Bisa jadi gejala tersebut muncul karena kamu sedang mengalami gangguan pencernaan. Biasanya gangguan pencernaan muncul karena stres, pola makan kamu yang buruk, meminum minuman keras, dan lain-lain.

Yuk coba diingat-ingat bagaimana pola hidup kamu?

Baca juga: 5 Manfaat Sinar Ultraviolet dalam Kehidupan Sehari hari

5. Serangan Kecemasan

Hal ini juga bisa terjadi ketika kamu mengalami gejala sesak napas di dada. Orang yang punya gangguan kecemasan akan mudah merasakan sesak napas di dada. Ketika si penderita mengalami serangan kecemasan, jantung akan berdetak sangat cepat dan diikuti dengan sesak napas yang tak beraturan (napas tersengal-sengal).

6. Kanker paru

Gejala awal kanker paru-paru memang sulit dideteksi, bahkan sebagian besar situs kesehatan mengutarakan bahwa kanker paru-paru tidak menimbulkan gejala apapun hingga tumor ganasnya menyebar secara perlahan.

Tetapi, beberapa diantaranya juga menimbulkan gejala awal akan kanker paru-paru. Salah satu gejala yang paling umum terjadi adalah batuk kronis, suara serak, berat badan menunjukkan penurunan, penderita tidak selera makan, lemah, lesu, letih, memiliki infeksi, gejala sesak napas di dada dan lainnya.

Salah satu gejala yang muncul adalah sesak napas. Nah, jika sesak napas terus berlanjut, saya sarankan untuk sahabat Portal Cantik segera menemui dokter.

Platform kesehatan yang saya rekomendasikan untuk menambah pengetahuan kamu adalah Halodoc. Platform kesehatan ini banyak mengulas informasi perihal tips kesehatan, informasi seputar penyakit, parenting, keluarga, dan banyak lagi deh. Konten yang bermanfaat untuk memperoleh banyak jawaban atas permasalahan kamu seperti artikel mengenai gejala sesak napas ini.

Demikian artikel yang membahas tentang gejala sesak nafas di dada, pertanda dari suatu penyakit ini ya sahabat Portal Cantik. Semoga bisa membantumu.

Yuk Bagikan!
Sebelumnya

Review Film Teachers Garapan Sutradara Sarjono Sutrisno

Tinggalkan komentar