Jenis-jenis Hosting dan Penjelasannya yang Penting Diketahui

| |

Yuk cari tahu jenis-jenis hosting dan penjelasannya di artikel ini.

Hosting merupakan sebuah layanan online yang digunakan untuk menyimpan data dan mengonlinekan suatu website. Selain menggunakan hosting, kamu perlu menggunakan atau membeli suatu domain.

Lho, domain ini apa? Sederhananya, domain adalah alamat yang akan mengantarkanmu ke website yang ingin dikunjungi. Seperti domain Portal Cantik ini. Jika sobat ingin pergi ke website Portal Cantik, maka bisa dengan mengetikkan domain portalcantik.com.

Saya yakin kamu sudah lebih paham ya perihal hosting dan domain.

Siapa sih yang butuh hosting dan domain ini? Siapa pun yang ingin membuat website dan ingin websitenya diakses secara publik melalui internet, perlu banget pakai hosting dan domain.

Jadi, kalau sudah bisa diakses secara online website milikmu, maka siapapun yang mengetikkan domain website yang kamu punya itu bisa dikunjungi tanpa mengenal batas wilayah dan waktu.

Jenis-jenis Hosting dan Penjelasannya

Ketika kamu berkecimpung di dunia internet, nantinya kamu perlu berkenalan dengan jenis-jenis hosting dan penjelasannya. Portal Cantik berbaik hati akan menjelaskan jenis-jenis hosting di bawah ini.

1. Shared Hosting

Jenis hosting yang pertama adalah shared hosting. Jenis hosting yang satu ini merupakan jenis hosting yang paling populer. Bagi kamu yang baru memulai untuk membuat blog atau website, bisa gunakan shared hosting terlebih dahulu. Selain harganya yang lebih murah, kamu bisa menggunakannya secara mudah tanpa perlu mengerti bahasa pemrograman.

Namun, memang ada harga ada rupa, jenis hosting yang satu ini terkadang suka down karena kamu perlu berbagi server dengan orang lain. Jadi, ada satu server dengan banyak website. Begitulah kira-kira penjelasan sederhananya.

2. Cloud Hosting

Selanjutnya, Portal Cantik akan memberitahukan jenis-jenis hosting dan penjelasannya. Cloud hosting merupakan teknologi terbaru untuk jenis hosting terbaik dengan harga yang ramah kantong.

Cloud hosting bisa dibilang lebih bagus digunakan ketimbang shared hosting. Teknologi komputasi awan yang mereka gunakan memiliki kecepatan yang lebih baik serta keamanannya juga sangat bagus.

Tidak hanya itu, kamu juga dimanja dengan banyaknya server yang berguna untuk menopang website. Jika ada satu server yang down, kamu tenang saja karena server lain bisa menggantikannya.

3. Managed WordPress Hosting

Ada jenis hosting yang secara khusus untuk digunakan pada website yang dibangun melalui platform WordPress. Seperti namanya Managed WordPress Hosting, jenis hosting yang satu ini paling pas banget bagi perusahaan atau pebisnis online yang mau mengonlinekan websitenya.

WordPress sudah dikenal sejak dulu sebagai platform pembuatan website terbaik. Keuntungan yang akan kamu peroleh dari jenis hosting ini adalah ada fitur tambahan WooCommerce, bisa melakukan update secara otomatis, backup data bisa harian atau mingguan, keamanan yang sangat bagus, terdapat dukungan khusus dari teknisi yang ahli di bidangnya, server yang diatur secara maksimal untuk menopang website dan keuntungan lainnya.

4. VPS Hosting

VPS Hosting atau Virtual Private Server adalah jenis hosting yang memberikan server virtual kepada penggunanya. Kamu bisa mengelola server secara langsung. Mirip seperti penggunaan shared hosting, satu server bisa diisi banyak website. Kebanyakan penyedia VPS Hosting mengklaim bahwa server yang mereka diberikan khusus untuk satu pengguna. Nah, kamu bisa menggunakan VPS jika punya banyak blog jadi lebih hemat.

Namun, memang terdapat kekurangannya yaitu perlu keahlian khusus untuk mengelola VPS. Kamu gak perlu khawatir sih sebenarnya, karena saat ini sudah banyak tersedia jasa instal VPS, jasa manage VPS dan lainnya.

5. Dedicated Hosting

Jenis-jenis hosting dan penjelasannya yang akan kami bahas adalah dedicated hosting. Jenis hosting yang satu ini memungkinkan kamu untuk bisa memiliki server fisik sendiri untuk websitemu.

Kamu bisa mengelola sendiri segala kebutuhan yang ada seperti melakukan konfigurasi sistem operasi dan software yang diinginkan serta setup kebutuhan hosting lainnya. Kelebihan jenis hosting dedicated server adalah kontrol penuh terhadap pengaturan atau konfigurasi server, keandalan server yang maksimal karena tidak perlu berbagi dengan pengguna lain, keamanan yang terjamin, dan bisa akses root ke server.

Namun, memang kelemahan dari jenis hosting ini adalah harganya yang mahal dan perlu keahlian khusus untuk melakukan konfigurasi server. Lagi-lagi, jika kamu sudah punya website yang besar bisa sewa teknisi saja untuk manajemen servernya.

Memilih hosting memang bukan perkara yang sepele, kamu mesti mengenali kebutuhan website milikmu. Saran saya bagi pemula yang hanya menulis artikel, bisa coba menggunakan shared hosting terlebih dahulu. Kalau kamu adalah perusahaan atau pebisnis yang mau membuat website toko online, bisa gunakan spesifikasi yang lebih tinggi.

Jika kamu yang belum mempunyai banyak modal atau hanya membuat website untuk tugas kuliah, bisa pakai hosting gratis dari berbagai penyedia layanan hosting saja dulu. Ada banyak lho, salah satunya hosting gratis dari PHP.id yang mantap punya.

Demikian artikel mengenai jenis-jenis hosting dan penjelasannya dari Portal Cantik, semoga bermanfaat ya!

Yuk Bagikan!
Sebelumnya

Bantu dan Peduli Anak Indonesia melalui Donasi Online

4 Investasi Properti yang Menguntungkan untuk Dicoba

Berikut

Tinggalkan komentar